Apa itu Planway?
Planway adalah aplikasi manajemen proyek berbasis cloud yang menggabungkan timeline visual, kanban board, dan kolaborasi tim dalam satu antarmuka. Berbeda dengan Trello yang murni kanban atau Asana yang fokus task list, Planway menonjol di sisi visualisasi timeline gaya Gantt sederhana, jadi Anda bisa lihat dependency antar tugas tanpa harus belajar Microsoft Project.
Target user utamanya adalah project manager di agency kreatif, freelancer yang handle multiple klien, dan tim startup yang butuh tracking deliverable mingguan. Fitur inti yang sering jadi alasan upgrade ke paket berbayar antara lain: unlimited project, team workspace, time tracking terintegrasi, custom field untuk task, dan export laporan ke PDF/Excel untuk klien.
Di tier gratis Anda biasanya dibatasi jumlah project aktif (umumnya 3 project) dan tidak bisa invite member di atas batas tertentu. Untuk tim yang serius pakai Planway sebagai single source of truth, paket berbayar jadi keharusan, bukan pilihan. Inilah momen banyak user Indonesia mentok di halaman checkout karena pembayaran ditolak.
Planway juga punya integrasi ke tools populer seperti Slack, Google Drive, dan GitHub. Untuk agency yang sudah punya workflow di tools tersebut, ini bikin transisi ke Planway jauh lebih ringan. Tapi semua fitur integrasi premium ini umumnya cuma terbuka di paket Pro ke atas.
Kenapa user Indonesia butuh jasa bayar Planway?
Masalah klasik: Planway hanya menerima kartu kredit Visa/Mastercard internasional dengan billing address di luar Indonesia (atau setidaknya yang lolos AVS check ke processor mereka). Banyak kartu kredit lokal Indonesia, walau berlogo Visa/Mastercard, langsung di-decline saat dipakai untuk subscription SaaS asing—terutama BCA, Mandiri, dan BRI yang konservatif soal recurring USD.
Kalau pun kartu Anda berhasil charge bulan pertama, masih ada risiko fluktuasi kurs. Bulan ini USD 9.99 jadi Rp 162.000, bulan depan bisa Rp 168.000 karena rupiah melemah. Belum lagi biaya konversi 2-3% dari bank dan markup kurs yang sering tidak transparan di statement.
Pengguna Indonesia juga sering ragu kasih data kartu kredit ke vendor SaaS yang belum sebesar Notion atau Atlassian. Wajar—nama Planway memang belum sepopuler itu di sini. Lebih aman pakai middleman yang sudah Anda kenal.
Pain point konkret yang sering kami dengar dari user:
- Trial 14 hari habis, mau upgrade tapi kartu debit Jenius/Jago di-decline berulang kali.
- Sudah pakai PayPal tapi rekening saldo tidak cukup, dan top-up PayPal dari Indonesia ribet.
- Butuh akun aktif sekarang juga karena klien minta progress report besok pagi.
Cara JoinBareng memproses pembayaran Planway
Alur pembayaran di JoinBareng didesain agar user tidak perlu memberikan password Planway-nya ke kami. Anda tetap pegang kendali penuh atas akun.
- Langkah 1: Pilih paket Planway yang Anda inginkan di halaman ini, isi email yang Anda pakai untuk login Planway.
- Langkah 2: Bayar via QRIS (bisa pakai GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, atau m-banking). Total dalam Rupiah, sudah termasuk konversi.
- Langkah 3: Admin kami menerima notifikasi pembayaran dari Xendit, lalu langsung membuka dashboard billing Planway dan menyelesaikan upgrade pakai kartu USD internal kami.
- Langkah 4: Anda dapat notifikasi WhatsApp + email konfirmasi dari Planway. Login, langsung bisa pakai semua fitur Pro.
Yang penting dipahami: akun Planway tetap milik Anda sepenuhnya. Email login, password, semua data project, semua member yang sudah Anda undang—tidak ada yang berubah. Kami cuma jadi metode pembayaran, bukan owner akun. Jadi kalau bulan depan mau perpanjang sendiri pakai kartu lain, bebas saja.
Tips memilih plan Planway yang tepat
Pilihan plan Planway umumnya dibagi tiga: Free, Pro (sekitar USD 9.99/bulan per user), dan Business (sekitar USD 19/bulan per user). Salah pilih bisa bikin Anda bayar fitur yang tidak dipakai, atau sebaliknya, mentok di limit yang menghambat tim.
Kalau Anda freelancer solo yang handle 5-10 klien dengan project pendek (1-2 bulan), Pro sudah lebih dari cukup. Anda dapat unlimited project, time tracking, dan custom field. Untuk freelancer Indonesia, Pro biasanya jadi sweet spot karena harga di bawah Rp 200 ribu masih masuk akal di-charge ke klien sebagai operational cost.
Kalau Anda agency dengan tim 5+ orang dan klien retainer jangka panjang, langsung pertimbangkan Business. Fitur seperti workload management, advanced reporting, dan SSO worth it untuk kontrol akses dan billing yang rapi. Ditambah, biaya per user-nya kalau ditotal seluruh tim sering masih lebih murah daripada migrasi ke Asana atau Monday.com.
Tips kami: kalau Anda baru kenal Planway, ambil paket bulanan dulu satu bulan untuk uji coba di proyek nyata. Jangan langsung commit annual sebelum yakin tim Anda akan adopt tools-nya. Banyak kasus tim Indonesia balik lagi ke Trello atau ClickUp setelah 2 bulan karena curve adopsi terlalu berat.
Berapa lama prosesnya & apa yang terjadi setelah bayar?
Standar SLA kami untuk Planway adalah 1-5 menit setelah pembayaran QRIS Anda terkonfirmasi oleh Xendit. Sebagian besar transaksi yang masuk pada jam kerja (08.00-22.00 WIB) selesai di bawah 3 menit. Untuk transaksi yang masuk dini hari, kadang butuh sampai 15 menit karena admin sedang offline, tapi pasti diproses begitu shift pagi dimulai.
Setelah aktif, Anda akan menerima dua konfirmasi: notifikasi WhatsApp dari nomor admin JoinBareng, dan email otomatis dari Planway sendiri yang menandakan upgrade berhasil. Login ke Planway, cek halaman billing—status akan tertulis Pro atau Business sesuai paket yang Anda beli.
Kalau di sisi kami pembayaran ke Planway gagal karena alasan apapun (kartu internal kami ditolak, server Planway down, atau email yang Anda kasih typo), kami refund 100% via transfer bank ke rekening yang Anda tunjuk. Tidak ada potongan, tidak ada biaya admin. Kami catat kasus seperti ini di dashboard internal supaya tim QA bisa investigasi penyebabnya.
Untuk pertanyaan apapun—mulai dari status pembayaran sampai cara migrasi data dari tools lain ke Planway—silakan hubungi tim support kami via WhatsApp. Kami balas selama jam operasional dan akan bantu sampai akun Anda benar-benar berjalan normal.










